Ciri ciri pondasi rumah yang kuat

Rumah yang kokoh harus didukung oleh pondasi yang kuat dan tahan lama, lalu apa saja ciri-ciri pondasi rumah yang kuat sehingga bisa disiapkan sebelum proses pembangunan berlangsung. Tentunya sangat tidak bagus jika rumah yang telah kita bangun dengan seni arsitektur terindah ternyata ambruk begitu saja karena struktur pondasi dalam kondisi lemah. Ya.. meskpiun letaknya seringkali tersembunyi namun fungsinya tergolong sangat fital, Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan dengan matang untuk mengetahui ukuran dan jenis material pondasi yang aman namun tetap ekonomis sehingga dapat menghemat biaya bangun rumah. O.k mari kita mulai dengan membuat daftar macam-macam syarat pondasi bangunan yang bagus.

 

Ciri-ciri pondasi rumah yang kuat

  1. Dapat menahan beban-beban yang ada diatasnya, yaitu beban konstruksi, beban hidup, beban angin,beban gempa dll. Sehingga bangunan tidak mengalami penurunan, keretakan atau bahkan roboh.
  2. Terbuat dari bahan bangunan yang kuat,bagus dan awet sehingga tetap dapat berfungsi dalam kurun waktu rencana pemakaian rumah.
  3. Tahan terhadap macam-macam organisme serta bahan kimia berbahaya yang bisa merusak konstruksi bangunan.
  4. Jenis pondasi disesuaikan dengan kondisi tanah dan bangunan, misalnya tanah lembek bisa menggunakan jenis pondasi cakar ayam, rumah 1 lantai cukup menggunakan pondasi batu kali sedangkan rumah 2 lantai perlu ditambahkan pondasi foot plat pada titik-titik kolom utama.
  5. Ada penambahan faktor keamanan beban yang dapat ditanggung pondasi, hal ini untuk mengantisipasi apabila dimasa depan ada penambahan konstruksi bangunan dengan beban diluar perencanaan sebelumnya sehingga bisa terancam bahaya keruntuhan.
  6. Jika menggunakan besi tulangan maka harus menggunakan selimut beton yang cukup tebal agar tidak mengalami karat sehingga bisa menimbulkan perlemahan struktur pondasi.

 

Mengingat pentingnya pondasi rumah maka perlu diperhatikan baik-baik saat perencanaan agar bisa ditentukan jenis konstruksi paling kuat dan murah, pada saat proses pembangunan juga perlu dilakukan pengawasan ekstra agar apa yang dibangun bisa benar-benar sesuai dengan apa yang telah direncanakan, entah itu dari sisi bentuk pondasi, ukuran pondasi maupun metode pelaksanaan yang benar. Jadi selamat merencanakan dan membangun pondasi rumah yang kuat 🙂

7 Comments
  1. 3 years ago
    supri

    untuk pondasi bangunan rumah tinggal solusinya adalah dengan metode strauss pile, pondasi kuat biaya relatif murah

    Reply
  2. 2 years ago
    Pengky

    Bagaimana cara merencanakan pondasi supaya rumah tetap kuat dalam jangka waktu yg lama.

    Reply
  3. 2 years ago
    muhammad yamin

    kira-kira berapa lebar dan tinggi pondasi untuk tanah berpasir dan sedikit berair?

    Reply
  4. 2 years ago
    anton

    jika bangunan terletak di atas lunak di sarankan pakai pondasi dalam. salah satunya pondasi jenis bore pile

    Reply
  5. 2 years ago
    karya

    Jasa bor pile pondasi dengan metode bore pile termasuk salah satu type pondasi dalam untuk bangunan. Perbedaan antara tiang pancang hanya pada cara pengerjaanya.

    Reply
  6. 2 years ago
    Tukang Bore Pile

    jika kondisi tanah lunak untuk pondasi rumah 2 lantai terlalu riskan saya rasa jika mengandalkan pondasi telapak,harus pakai tambahan pondasi tiang semacam tiang pancang,mini pile,cerucuk bambu/dolken,atau bor pile

    Reply
  7. 1 year ago
    ucibebasari

    saya mau buat rumah ukuran 10×9 m dua lantai
    besi sloop yang tepat pake ukuran berpa

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *