Tips Mendesain Ruang Keluarga Minimalis

Ruang keluarga merupakan tempat bersantai untuk keluarga. Ruang keluarga yang nyaman tentunya akan menambah keakraban dan menciptakan kehangatan bagi para penghuninya. Ada beragam konsep desain ruang keluarga yang bisa Anda aplikasikan. Salah satunya adalah desain ruang keluarga minimalis. Ukuran ruang yang terbatas bisa Anda siasati agar terkesan luas dan lapang. Caranya antara lain sebagai berikut:

 

Pertama, pemilihan tema. Ada baiknya Anda menentukan tema yang sesuai untuk ruang keluarga. Misalkan ruang keluarga adalah ruangan yang bersifat multifungsi, yakni sebagai arena bermain anak, maka Anda bisa memilih tema – tema yang ceria, ringan, dan plyful.

 Denah-rumah

Kedua, teknik pewarnaan yang tepat. Pilihlah warna – warna yang cerah untuk diaplikasikan pada dinding rumah. Anda juga bisa menggunakan warna – warna pastel. Agar tidak terkesan sempit, upayakan menggunakan satu jenis warna saja. Cobalah menggunakan warna kuning, oranye, putih, biru. Bisa pula warna lain yang senada. Untuk memberikan kesan yang lembut, Anda bisa memilih warna hijau terang. Hindari penggunaan warna gelap karena akan menambah kesan ruangan terasa semakin sempit.

 

Ketiga, pemilihan furnitur. Pilihlah furnitur yang sesuai dengan ukuran ruangan serta tema yang Anda pilih. Karena ukuran ruangan minimalis, maka furnitur sebaiknya berukuran kecil dan bentuknya simpel. Pilihlah custom furnitur sehingga sangat cocok dengan ukuran ruangan Anda. Demikian halnya dengan pemilihan barang – barang elektronik. Pilihlah yang ukurannya tidak terlalu besar sehingga tidak banyak menyita tempat. Ada baiknya Anda memasang perangkat audio – video. Penataannya bisa Anda pilih pada bagian ruangan yang memanjang. Janganlah memasang furnitur yang banyak atau berlebihan. Begitu pula dengan pemilihan aksesoris ruangan. Jangan terlalu banyak memajang lukisan maupun foto. Sesuaikan dengan proporsi dan ukuran ruangan. Kesan yang ramai akan membuat ruangan terasa semakin sempit. Tambahkan pula meja dan sofa pada bagian tengah ruang keluarga. Dengan cara ini, penghuni rumah bisa berkomunikasi dengan mudah sehingga bisa menambah kehangatan dan keakraban dalam rumah.

 

Keempat, pencahayaan. Berilah pencahayaan yang terang. Karena semakin terang kesan yang tercipta adalah ruangan terasa longgar dan luas. Namun tidak ada salahnya jika Anda memilih cahaya yang redup. Hal ini tergantung selera Anda. Bila Anda menginginkan cahaya yang terang merata, maka Anda bisa menggunakan lampu downlight. Sebaliknya, jika Anda merasa nyaman dengan lampu yang redup maka pilihlah lampu dimmer yang bisa diatur tingkat gelap  maupun terangnya. Bila Anda ingin menyorot aksesoris yang ingin ditonjolkan, tambahkan pencahayaan pada obyek tersebut.

 

Kelima, penempatan furnitur. Pastikan tidak mengganggu aliran aktifitas penghuni rumah yang ada di dalamnya. Hindari penempatan furnitur di dekat daun pintu. Ini akan menghalangi gerakan pintu ketika dibuka ataupun saat ditutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *