Ukuran kolom rumah 2 lantai

Menentukan ukuran kolom rumah 2 lantai itu tidak bisa asal-asalan atau menggunakan sistem biasanya memakai sekian cm, termasuk juga dalam menentukan material yang digunakan juga tidak bisa sembarangan. berbeda bentuk rumah tentu akan berbeda desain strukturnya dari mulai pondasi, balok, kolom, plat lantai sampai tangga. disinilah tugas seorang teknik sipil untuk merencanakan struktur rumah yang kuat sekaligus ekonomis, karena bisa saja dibuat besar agar kuat tapi terjadi pemborosan biaya yang seharusnya bisa dihemat jika dihitung dengan benar.

 

Hal-hal yang mempengaruhi ukuran kolom rumah

  • Peruntukan ruangan, misalnya jika hendak membuat tempat parkir mobil di lantai 2 tentu membutuhkan kolom yang besar disertai besi tulangan yang cukup aman, sedangkan membuat ruang tamu bisa menggunakan ukuran kolom yang lebih kecil.
  • Perencanaan waktu pakai rumah, jika ada rencana untuk membongkar rumah dalam waktu dekat maka bisa memakai struktur kolom yang mudah dibongkar pasang, misalnya kolom profil baja.
  • Jarak antar kolom, semakin jauh maka semakin berat beban yang harus ditanggung masing-masing kolom sehingga ukuranya ikut membesar.
  • Ketinggian kolom, ada faktor tekuk yang perlu diantisipasi agar kolom tidak mengalami kepatahan.
  • Lokasi pembangunan, contohnya membangun rumah di daerah pantai yang rawan terkena air asin memerlukan perlakuan berbeda dengan membangun rumah di pegunungan.
  • Ketersediaan material, contohnya jika hendak memanfaatkan besi tulangan yang sudah tersedia maka bisa menyesuaikan desain kolomnya.

Jadi perlu dilakukan perhitungan dengan teliti agar rumah tidak roboh karena kolomnya lemah, namun jika masih tetap ingin tahu ukuran amanya begini :

kolom rumah 2 lantai

untuk rumah tinggal dua lantai yang fungsinya untuk kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, ruang tidur, ruang makan dan sejenisnya dengan jarak antar kolom 3 m bisa menggunakan ukuran kolom 15 cm x 30 m, dibuat lima belas centi meter agar posisi kolom rata dengan dengan dinding, jadi tidak banyak benjolan. menggunakan besi tulangan diamater 10 mm sebanyak 6 buah, besi sengkang memakai diamater 8mm dengan jarak pemasangan 20 cm. jika ingin memastikan keamananya sebaiknya berkonsultasi dengan insinyur teknik sipil 🙂

7 Comments
  1. 2 years ago
    strauss pile

    bangunan dua lantai lebih bagus jika ditambahkan strauss pile pada dasar pondasinya

    Reply
    • 2 years ago
      Endang Kusman

      Dan sebaiknya lebih aman dengan ukuran kolom 20/30 dengan tulangan utama 6 D12mm dan sengkang D8mm x 150mm

      Reply
      • 3 weeks ago
        Rasim

        Maaf pak, sy butuh banget informasinya, sy rncana mau renovasi rumah ingin di tingkat, krna lahan tanah kecil, jdi rata2 jarak antar kolom lbh kurng 300an cm (3 meteran) sbnyak 10 kolom. Jdi tmbok lama akan sy suntik untuk kolom. Pertannyaannya perlu ukuran brpa untuk masing2 kolom?? (kondisi tanh bgus keras) lalu pertanyaan kedua perlu ukuran brpa untuk balok betonnya?? Sebelumnya sy ucpkan trimaksih, sy mnghrap masukan dari Bp, trimaksih.

        Reply
  2. 1 year ago
    mamet

    kalau di lantai dua nya kolom nya menggunakan besi tulangan 4 diameter 12 kuat ga dimana lt. 3 nya menggunakan keramik keraton atau cukup dengan 4 D 10

    Reply
  3. 11 months ago
    rahmat

    maaf mau tanya, kalo untuk jarak antar kolom dibuat 4-5m, kira” pake kolom uk. berapa ya pak..? tlg di jawab, trimakasih
    (rumah 2 lantai p=20,l=18)

    Reply
  4. 2 months ago
    Jasa Kontraktor Bangunan Rumah

    maaf diameter tulangan 10 apakah aman untuk rumah dua lantai?

    Reply
  5. 2 months ago
    Zul

    Maaf diatas disebutkan ukuran kolom 15×30 agar rata dinding, sedangkan dinding sendiri ukuran lebarnya 15cm sudah termasuk plester dan acian. Berarti harusnya kolomnya kalau ingin rata dengan dinding, lebarnya lebih kecil dari 15cm, karena nantinya akan ada plesteran atau acian.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *